Sunday, December 29, 2013

Kerajinan dari Bahan Karung Goni


Bahan Karung Goni


Sejak 2008, Eno pria kelahiran medan 27 tahun yang lalu ini membuat sebuah boneka cantik dan unik yang menggunakan Bahan Karung Goni. Untuk mendapatkan bahan ini, Eno mengaku harus mencarinya ke berbagai tempat dan pasar tradisional. 

Usaha kerajinan boneka dari Bahan Karung Goni ini mulai diseriusi oleh Eno sejak tahun 2008. Cara pembuatannya yaitu menggunakan kawat sebagai kerangka boneka, selanjutnya kerangka yang telah dibentuk ditempelkan dengan goni yang telah dicuci bersih sesuai dengan ukuran yang telah ditentukan.

Kemudian dilakukan tahap akhir dengan mengecat bagian kepala boneka yang menggunakan Bahan Karung Goni, lalu melukis gambar mata dan mulut. Selanjutnya boneka siap didandani dengan miniatur pakaian daerah yang disesuaikan dengan permintaan pelanggan.

Sumber


Sunday, December 22, 2013

Berawal Ospek, Vani Bikin Tas Karung Modis dari Karung Goni



Goni

Vani, Mahasiswi Fakultas Tehnik Fisika ITS angkatan 2011 berhasil menyulap tas karung biasa menjadi tas karung yang jauh lebih modis dengan penambahan berbagai bahan seperti kain Goni, karung beras, dan yang lainnya.

"Aku sejak ospek berpikir bahwa karung Goni ini sebenarnya bisa punya bentuk yang lebih modis dari sekedar jadi karung saja," kata Derivani..

Dengan bekal awal selembar karung GoniVani dengan Firmansyah Widodo, kakaknya sendiri menyulapnya jadi sebuah tas vintage kecil. Meski tak paham bagaimana cara menjahit, para mahasiswa ini nekat membuat pola asal-asalan. Tas percobaan pertama ini memiliki bentuk yang kotak. Uniknya, Vani dan kakaknya memanfaatkan jarum kasur untuk menjahit tas secara tradisional. 

Sumber

Monday, December 16, 2013

Serat Goni vs Serat Plastik


Serat Goni

Dari zaman dahulu, Karung goni memiliki bentuk fisik cuma satu yaitu karung yang terbuat dari serat goni atau serat rosela. Namun seiring dengan berkembangnya zaman, begitu juga dengan perkembangan industri yang telah menggeser posisi karung goni alami menjadi di bawah karung goni plastik.

Hal ini tentu tidak mengherankan, persaingan bisnis dan kepraktisan dalam proses menjadi salah satu pertimbangan utama bagi sebagian produsen karung goni. Jika menggunakan serat rosela, untuk membuat karung goni di butuhkan proses panjang secara alami. Mulai dari penanaman rosela (ini perlu paling tidak 3-4 bulan) lalu proses merubah batang-batang rosela menjadi serat goni yang kelak akan di pintal menjadi bahan baku karung goni. Berbeda dengan plastik yang tidak memakan waktu lama untuk proses produksinya.

Mau tidak mau, ini menyebabkan karung goni natural kalah bersaing dengan karung goni plastik. Terlebih jika membandingkan harga jualnya, karung goni plastik jauh lebih murah ketimbang karung goni natural. Namun di negara-negara barat, penggunaan karung goni natural berbahan dasar Serat Goni menjadi marak kembali dan menjadi pilihan utama sebagai pengganti barang-barang kemasan dari plastik. 

Ini tidak lain karena demikian besarnya semangat Kembali Ke Alam dan semangat Go Green yang gencar di promosikan di seantero dunia.

Lihat ini

Wednesday, December 11, 2013

Raup Untung Puluhan Juta Rupiah dari Karung Goni

Karung Goni

Dengan modal kurang dari satu juta rupiah. Madya P. Andang, lulusan fakultas kedokteran gigi universitas airlangga ini berhasil meraup untung hingga puluhan juta rupiah per bulan dari bisnis kerajinan tangan dari limbah karung goni

Madya menuturkan, selama ini karung goni dianggap kurang bernilai di mata masyarakat. Kain ini biasa digunakan untuk karung buah, karung beras, bahkan menjadi alas kaki. Oleh sebab itu, dia berinisiatif membuat karya seni dari limbah ini.

"Saya ingin mengangkat karung goni menjadi suatu produk yang unik. Kain goni ini tidak banyak menjadi perhatian," ungkapnya.

Sumber


Lihat ini dan lihat juga ini


Sunday, December 8, 2013

Pabrik Karung Goni Direlokasi

Pabrik Karung Goni direlokasi

PT Perkebunan Nusantara (PTNP) XI merelokasi Pabrik Karung Goni dari Ngagel, Surabaya ke Ngoro Industrial Estate di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Pabrik karung goni di Ngagel telah memproduksi karung dan tali goni berbahan baku serat rosella, yang sebagian besar berasal dari petani melalui program kemitraan.

Semakin sulitnya mendapatkan bahan baku, akhirnya PTPN XI melakukan transformasi pabrik karung goni dengan menggunakan bahan baku bijih plastik. Minimnya animo petani menanam serat menyebabkan pendapatan bahan baku menjadi sulit, sehingga solusi adalah melakukan transformasi pabrik dengan menggunakan bahan baku biji prastik dalam proses produksinya.



Wednesday, December 4, 2013

Kreasi Busana dari Bahan Karung Goni


Bahan Karung Goni
Bahan Karung Goni - Fashion busana muslim masa kini berkembang dengan sangat pesat, terutama untuk kaum perempuan. Dari pemilihan bahan pakaian, desain, hingga cara pakai kerudung atau jilbab.

Hijabee Surabaya berkerjasama dengan Hijabers Gresik menampilkannya dalam karya desain busana dengan bahan-bahan daur ulang. Jenisnya pun di luar dugaan, sebut saja tas kresek, dan Bahan Karung Goni.

Semua ide unik ini tertuangkan dalam 11 busana berwarna cerah dan warna tanah yang manis dikenakan pada Recycle Fashion di Atrium Grand City Surabaya, Sabtu (3/8/2013). Contohnya adalah tas kresek yang ditata sehingga membentuk busana Ballgown. Karya Gunainah yang berjudul Flower Power itu menarik banyak perhatian pengunjung.

“Saya memakai kombinasi bahan dari tas plastik atau tas kresek dan Bahan Karung Goni,” tuturnya. Supaya tampak lebih cantik, beberapa bagian tas kresek dibentuk menjadi bunga merah untuk ditempelkan pada tas kresek hitam.

Monday, December 2, 2013

Boneka Karung Goni




Karung Goni Mentah




Ari (20 Tahun), pria asal medan, mampu mengembangkan Karung Goni menjadi sumber uang yang cukup potensial. Berbekal kemampuannya merajut, dia membuat boneka dengan bahan baku tali karung goni. 


Boneka Karung Goni yang dibuat oleh Ari mempunyai bentuk yang bermacam-macam. Salah satu contohnya adalah aktivitas orang-orang kecil seperti orang mengangkat karung.

Dia pun menjual boneka Karung Goni hasil kreasinya tersebut di Jalan Dr Mansyur, Medan dengan harga mulai Rp 20.000 sampai Rp 30.000 per boneka.



Sunday, December 1, 2013

Harga Karung Goni Bandung

Harga Karung Goni
Anda sebuah perusahaan kecil atau rumahan yang membutuhkan karung goni? Hubungi kami untuk mendapatkannya dengan Harga Karung Goni yang bersaing.

Produk kami ada dua jenis, yaitu karung goni biasa dan karung goni coated (yang diolah lebih lanjut, biasanya untuk produksi tas dan sebagainya), dijamin anda akan mendapatkan Harga Karung Goni yang spesial.

Hubungi kami untuk info harga karung goni, dan ketersediaan produk.

Lihat juga ini


Saturday, November 30, 2013

Tas Karung Goni


http://newopenx.detik.com/delivery/lg.php?bannerid=1003&campaignid=3&zoneid=427&loc=1&referer=http%3A%2F%2Fnews.detik.com%2Fsurabaya%2Fread%2F2010%2F12%2F14%2F144022%2F1524504%2F466%2Fmaria-goretti-menyulap-karung-goni-jadi-produk-istimewa&cb=3804d99011
Karung Goni Coated, Bahan Dasar Untuk Pembuatan Tas Karung Goni

Mungkin bagi sebagian besar orang Bahan Karung Goni dianggap tak penting. Namun di tangan Maria Goretti, bahan mentah ini bisa diubah menjadi barang bernilai jual tinggi seperti Tas Karung Goni dengan pangsa pasar hingga ke Australia dan New Zealand.

Maria menggelar pameran
pada tahun 2010 di galeri CCCL Surabaya Jalan Darmokali. Berbagai barang daur ulang dari Karung Goni, baik yang berbentuk Tas Karung Goni, dompet, baju anak, sepatu, hingga sandal perempuan dipamerkan dalam acara bertajuk "Fairybale" tersebut. Yang spesial, Maria menjual karyanya dengan harga lokal.

Dia mengaku, sejak
tahun 2009 dia mencoba melukis di atas media Karung Goni. Ide tersebut begitu saja tercetus saat banyak karung beras yang menumpuk di rumahnya. Dengan otodidak, Maria mencoba berbagai bentuk dan bahan lukis di atas media yang telah dianggap tak berharga itu.

Dalam pamerannya, Maria juga menampilkan para model cantik yang mengenakan tas karung goni. Para model itu merupakan jelmaan karakter yang terlukis dalam karung goni milik Maria.


Baca di sini untuk info lebih lengkap.



Thursday, November 28, 2013

Sulap Karung Goni menjadi Perabot Rumah Tangga

Karung Goni


Di tangan Wiwit Manfaati dan Supardi, dua orang asal surabaya, Karung Goni disulap menjadi kerajinan yang bernilai ekonomis. Di antaranya bunga, tempat tissue, tempat minuman kemasan, tempat aksesori hingga kotak pensil.

Kerajinan berbahan dasar Karung Goni sebetulnya bukan sesuatu yang baru. Banyak orang atau perusahaan yang memanfaatkan bahan baku ini sebagai ladang bisnisnya. Selain bahan baku yang masih berlimpah, persaingan pasar dari karung goni pun masih sangat minim. Kerajinan Karung Goni yang dirintis Wiwit bersama Supardi, sang suami lewat bendera CV Rizqan Mufidah bisa dibilang cukup baru setelah sebelumnya mereka membuat kerajinan yang memanfaatkan eceng gondok sebagai bahan baku.

Hasil kreasi yang telah mereka berdua ciptakan cukup beragam, mulai dari bunga, tempat tissue, tempat minuman kemasan gelas, tempat aksesori, hingga kotak pensil.

“Bahan baku Karung Goni saya ambil dari Jogjakarta, harganya Rp 15.000 per lembar,” jelas Wiwit.
Awalnya, tak mudah bagi wanita kelahiran 15 April 1967 ini untuk memutar roda bisnis, setelah ia memutuskan keluar dari pekerjaanya sebagai sekretaris di sebuah perusahaan percetakkan.

“Uji coba bikin kerajinan itu susah, tetapi kalau ada kemauan pasti bisa meskipun itu tanpa modal sepeserpun,” akunya. Selain itu kerajinan Karung Goni ternyata kurang diminati dibandingkan dengan kerajinan Eceng Gondok. Padahal jika dilihat dari harga jualnya tidak beda jauh, selain itu proses untuk mengolah eceng gondok jauh lebih sulit daripada Karung Goni.

“Kalau Karung Goni  kan tinggal gunting, bentuk, proses pewarnaan dan tempel saja,” ujar Wiwit.
Harga bunga dari Karung Goni  sekuntum Rp 5.000, tempat minum kemasan Rp 30.000, tempat tissue Rp 30.000, dan tempat aksesoris Rp 15.000.

Untuk memasarkan produknya, Wiwit lebih banyak melalui pameran. Sedangkan bentuk promosi lainnya, wiwit sering menjadi trainer untuk pelatihan ibu-ibu dan remaja di beberapa kota dan kabupaten di Jatim.

Sumber



Monday, November 25, 2013

Karung Goni = Gunny Sack

Karung goni di situs terjemahan Kamus Orisinil di sebutkan sebagai Gunny Sack dalam bahasa Inggris. Tapi ada juga yang mengatakan Jute untuk goni.

Sejarah karung goni sudah sangat tua, bahkan waktu jaman penjajahan bahan ini di gunakan sebagai peengkap pakaian saking tidak adanya tekstil untuk pakaian.

Tapi sekarang karung goni sudah menjadi material untuk berbagai keperluan, mulai untuk perlengkapan bahan industri, kemasan barang-barang ekspor, di gunakan sebagai barang seni, menjadi material dasar untuk produk-produk craft, tas, dan bentul lain yang mungkin akan lahir dari kreasi-kreasi kreatif.

Sudah waktunya karung goni menjadi lebih banyak di gunakan, terutama untuk menginmbangi bahan-bahan yang kurang ramah lingkungan seperti plastik yang sulit di daur ulang.


Karung Goni


Wednesday, November 20, 2013

Trend Tas Karung Goni

Tas karung goni setiap hari semakin banyak di produksi karena bukan saja ramah lingkungan namun dari sisi konstruksi bahan, karung goni memang layak untuk di kreaskan menjadi berbagai bentuk tas.
Tas Karung Goni

Kreatifitas untuk membuat tas karung goni tidak terlalu rumit karena proses pembuatannya sederhana. Bisa menggunakan mesin jahit biasa atau mesin jahit yang industri sekalipun.

Di berbagai industri rumahan tas karung goni bisa di padukan dengan berbagai bahan lain sehingga menghasilkan produk baru yang artistik dan mempunyai nilai jual yang lumayan.

Untuk memulainya, anda tak usah repot, cukup dengan modal ratusan ribu rupiah saja, anda sudah bisa memproduksi tas karung goni. Tinggal daya kreatifitas andalah yang akan menentukan nilai jual produknya.



Tuesday, November 19, 2013

Dengan Karung Goni Menghasilkan Puluhan Juta

Berbahan Karung Goni
Karung goni jangan lagi di pandang sebagai barang yang "seperti itu" tapi ia sudad naik tingkat saat ini. Bukan sebagai sarana pengemas barang atau hasil industri perkebunan saja.

Asal kreatif, anda bisa menghasilkan jutaan rupiah dari karung goni. Lihat saja seorang pengusaha wanita Madya P. Andang yang pandai mengubah karung goni menjadi barang-barang bernuansakan seni. Dan hasilnya..... ehemmmm.... puluhan juta.

Dan karung goni saat ini sedang di gandrungi orang untuk menggantikan sarana belanja. Jika selama ini kita belanja di supermarket dengan menggunakan kantong plastik (tas kresek) ke depan, semoga ada kesadaran tinggi dari masyarakat untuk beralih menggunakan tas yang ramah lingkungan. Dan salah satunya adalah tas karung goni.








Sunday, May 5, 2013

Karung Goni


Karung Goni adalah produk natural yang berbahan dasar dari serat rosela, tumbuhan yang mudah dikembnagkan dan bunganya merupakan obat herbal yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Warnanya merah dengan rasanya agak masam.

Namun di negeri kita tumbuhan rosela tampaknya hanya digunakan bunganya saja. Padahal di negara lain seperti India, Bangladesh, Vietnam, China, tumbuhan rosela di budidayakan sedemikian rupa hingga menjadi bahan dasar untuk karung goni, sebuah komodiitas yang bernilai jutaan dolar untuk konsumsi seluruh dunia.

Karung Goni

Memproduksi karung goni sebenarnya sangat bisa membantu dalam mengurangi pengangguran dan pemanfaatan lahan yang kurang produktif. Karena tumbuhan rosela bisa tumbuh di tanah yang tidak terlalu subur dan tidak menuntut perawatan yang rumit. Sedangkan dalam mengurangi angka pengangguran bisa dikembangkan sentra-sentra industri pembuatan serat rosela untuk pembuatan karung goni.

Di masa depan kebutuhan akan karung goni akan semakin meningkat mengingat kecenderung masyarakat global yang tengah menggandrungi pola hidup kembali ke alam. Mereka sedapat mungkin menghindari material-material olahan yang tidak ramah lingkungan. Dan karung goni sebagai produk yang natural akan punya peranan penting dalam produk kemasan.







         Karung Goni