Friday, September 29, 2017

Unik, Sepatu dan Tas Ramah Lingkungan Ini Terbuat dari Karung Goni

Gabriella Putri - wolipop
Unik, Sepatu dan Tas Ramah Lingkungan Ini Terbuat dari Karung GoniFoto: Gabriella/Detikcom
Jakarta - Karung goni ternyata tidak hanya bisa digunakan sebagai pembungkus padi. Bahan dasar karung goni tenyata bisa disulap menjadi aksesori nan unik.

Karung Goni House atau yang biasa dikenal dengan Rumah Karung Goni merupakan tempat yang menjual beraneka macam aksesori berbahan dasar karung goni. Teretak di Jalan Gagak No 8, Sukaluyu, Cibeunying Kaler, Kota Bandung, rumah karung goni berdiri sejak 2014.

"Usaha ini dimulai sejak pertengahan tahun 2014. Awalnya kita dapat tawaran menjual bahan, ya udah jadi kita jual bahan. Lambat laun baru ada custom order, custom order yang pertama ke kita itu buat pouch. Dan ternyata customer puas sama hasilnya, jadi mulai saat itu kita buka custom order sampai sekarang," ujar Fahri, pemilik Rumah Karung Goni saat ditemui di outlet Rumah Karung Goni, Jalan Gagak No 8, Sukaluyu, Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Selasa 919/9/2017).

Fahri mengatakan bahwa alasannya memilih karung goni sebagai bahan dasar pembuatan produknya karena pada 2014 sedang gencar-gencarnya gerakan Go Green. Ia berpikir, dibandingkan menggunakan pastik yang tidak ramah lingkungan, lebih baik menggunakan bahan karung goni.

Unik, Sepatu dan Tas Ramah Lingkungan Ini Terbuat dari Karung GoniFoto: Gabriella/Detikcom


Produk yang dihasilkan dari Rumah Karung Goni ini di antaranya sepatu, tas, pouch, tas laptop, topi, serta dompet. Aksesoris hasil olahan dari kain karung goni ini dijual secara online via website dan Instagram serta offline.

"Kita jual secara offline dan online, tapi lebih banyak dari online, pengirimannya udah hampir ke seuruh wilayah Indonesia. Dari ujung ke ujung, Aceh sampai Papua kita udah pernah ngirim. Tapi lebih banyak customer dari Jakarta dan Surabaya sih," tambah Fahri.

Unik, Sepatu dan Tas Ramah Lingkungan Ini Terbuat dari Karung GoniFoto: Gabriella/Detikcom


Selain ramah lingkungan, yang unik dari produk berbahan dasar kain karung goni ini adalah dari tingkat ketahanannya. Seperti yang kita ketahui bahwa karung goni biasa digunakan untuk menampung barang-barang yang berat, maka tidak perlu diragukan lagi tingkat ketahannya.

Meskipun memiliki tingkat ketahanan yang cukup baik, ada satu hal yang harus diperhatikan dari bahan kain karung goni ini, yaitu air. Karena jika terlalu sering dan lama terkena air, maka bahannya akan cepat lapuk.

"Untuk tingkat ketahanan sih tergantung si pemakainya ya. Karena kalau kain goni itu kalau kena air misalnya kita nggak langsung ngeringin itu akan cepet lapuk. Kalau misanya basah, langsung cepet dikeringin aja," jelas Fahri.

Masing-masing produk memiliki waktu pembuatan yang berbeda, tergantung dari tingkat kesulitan dari produk itu sendiri. Seperti misalnya sepatu, lama pembuatan untuk memproduksi 50 pasang sepatu biasanya selama tiga minggu. Sedangkan untuk sebuah tas, pengerjaan paling cepatnya adalah dalam waktu satu hari.

Rumah Karung Goni dapat memproduksi 100-400 buah tas sesuai dengan permintaan konsumen setiap bulannya. Bukan hanya tas, Anda juga bisa memesan sepatu dari bahan kain goni sesuai dengan model dan ukuran yang diinginkan. Produk dari Rumah Karung Goni ini dijual dengan kisaran harga Rp 35.000 – Rp 275.000.




(eny/eny)


Sumber : detik dot com
Website : Rumah Karung Goni
Instargram : @rumahkarunggoni

Monday, August 28, 2017

Eksplorasi Mode Futuristik Melalui Karung Goni

Siapa sih yang tidak kenal karung goni? Karung goni yang selama ini kita kenal biasanya digunakan untuk membungkus hasil-hasil panen produk perkebunan atau pertanian.
Tak hanya itu saja, karena banyak yang menggunakan karung goni untuk keperluan lain, bagian materialnya diambil, lalu disebut sebagai kain goni, bukan lagi karung.



 Kain goni yang saat ini ada di pasaran dikreasikan dan diubah menjadi produk-produk mode seperti tas, pouch, taplak meja dengan hiasan renda serta produk-produk lain. Denga semakin meningkatnya hasil dari kreatifitas para pengrajin, semakin banyak pula jenis produk yang dihasilkan.
Melihat celah dari karung goni ini, Ahmad Fajri, Muhammad Fariz, Ruby Perkasa yang berasal dari Bandung mencoba melakukan penjualan bahan baku, dan iseng membuka pesanan produk. Ternyata tak lama kemudian, lahirlah “Rumah Karung Goni”. Sebagai salah satu industri kreatif, usia Rumah Karung Goni masih terbilang muda. Berdiri sejak tahun 2016 silam, kini Rumah Karung Goni telah berusia 2 tahun.


Produk-produk yang dihasilkan diantaranya adalah tas, sepatu, totebag, pouch, hingga sovenir pernikahan. Tidak hanya karung goni, mereka juga memadukan produknya dengan batik dan katun Jepang
Berdirinya Rumah Karung Goni sampai saat ini, bukan berarti tanpa kendala. “Kendala kami berbetur di harga ketika akan dimasukkan pasar. Bahannya mahal dan sampai saat ini barang substitusi goni masih banyak dan lebih murah,” ujar Ruby.
Bagi yang tertarik membelinya, cukup siapkan uang sekitar 150 ribu hingga 250 ribu, maka kamu bisa memiliki produknya. Produk ini bisa didapatkan dengan mudah di akun instagram @rumahkarunggoni.




Wednesday, August 9, 2017


- Gama Fine Art X Rumah Karung Goni -

Seni memang tak ada habisnya. Setiap harinya akan selalu bermunculan seniman baru, tentunya dengan "Khas" nya masing - masing. Mulai dari seni lukis, seni tari, seni musik, seni rupa hingga seni peran. Tapi kali ini kita akan coba membahas mengenai seni lukis. Menurut wikipedia, Seni lukis adalah salah satu cabang dari seni rupa. Dengan dasar pengertian yang sama, seni lukis adalah sebuah pengembangan yang lebih utuh dari menggambar.


Melukis adalah kegiatan mengolah medium dua dimensi atau permukaan dari objek tiga dimensi untuk mendapat kesan tertentu. Medium lukisan bisa berbentuk apa saja, seperti kanvaskertaspapan, dan bahkan film di dalam fotografi bisa dianggap sebagai media lukisan. Alat yang digunakan juga bisa bermacam-macam, dengan syarat bisa memberikan imaji tertentu kepada media yang digunakan.



Di Bandung sendiri ada seniman yang menamakan dirinya Gama Fine Art, apa saja yang ditawarkan olehnya ? Siapakah seniman di balik Gama Fine Art ? Mari kita bahas . . .
Irnal Sugama dan karyanya
Gama Fine Art didirikan awak tahun 2017 oleh seniman asal Minangkabau bernama Irnal Sugema. Bercirikan lukisan fine art, ia menawarkan produk berupa lukisan yang bisa diterapkan di berbagai media. Contohnya pada : Kaos, Mug, Guitar, Meja dan lainnya.




Souvenir by Rumah Karung Goni


Dalam waktu dekat ini Gama Fine Art akan melakukan kolaborasi dengan Rumah Karung Goni.
Bagpack by : Rumah Karung Goni

Mereka berencana mengeluarkan produk dengan lukisan Khas fine art karya Irnal Sugama di atas canvas barang berbahan dasar karung goniRumah Karung Goni sendiri adalah rumah produksi yang menerima custom order tas, sepatu, dan souvenir berbahan dasar karung goni. Sudah mulai beroperasi sejak pertengahan tahun 2014, tetap konsisten sampai dengan hari ini terus menawarkan produk berbahan dasar karung goni. 
Penasaran kan ? Tunggu update selanjutnya ya !!
Silahkan tonton trailernya di bawah ini.

Terima Kasih :) 
-FM-







Sovenir Pernikahan Berbahan Dasar Karung Goni

Pernikahan dan Souvenir

Pernikahan

Pernikahan memang hal yang sangat diidam - idamkan oleh setiap insan manusia. Karena sejatinya puncak dari cinta dan kasih sayang dari dua insan manusia adalah Pernikahan. palagi akhir - akhir ini banyak menyeleggarakan pernikahan dengan tema unik, misalnya ; teman hutan outdoor, garden party, entik, rusctic dan lainnya. Tentunya semua ingin menjadikan momen sakral pernikahan ini dengan sempurna. Mulai dari dekorasi, catering, gaun pengantin, make up, adat istiadat, photograpy maupun souvenir, semua harus dipersiapkan dengan matang.


Satu hal yang menurut kita sepele padahal cukup penting ialah Souvenir. Souvenir adalah cindera mata yang diberikan oleh pihak penyelenggara pernikahan maupun acara lainnya kepada tamu undangan. Souvenir ini terdiri dari berbagai macam bentuk, ada yang berupa tas, dompet, kipas, gelas, pouch, gantungan kunci, mainan, kaca, dll. Mengapa souvenir penting ? Karena benda itulah yang akan di bawa para tamu ke rumahnya masing2 dan akan terpakai. Jadi setiap kali memakai souvenir yang kita berikan, mereka akan selalu ingat moment pernikahan kita yang berharga :).


Souvenir by : Rumah Karung Goni

Naah.. Kali ini kita akan singgung souvenir yang unik, yaitu souvenir berbahan dasar karung goni. Pada dasarnya bentuk dan jenisnya hampir sama dengan yang lainnya. Namun yang menjadikannya ia beda adalah bahan dasarnya, yaitu kain karung goni. Bahan karung goni sendiri asalnya dari India, Loh ?? Mengapa di Indonesia tidak ada ?? 


Menurut Saudara Fajrie Ahmad dari Rumah Karung Goni : "Sekarang tanaman rosela yang dipergunakan untuk membuat serat bahan dasar karung goni sudah tidak tumbuh banyak lagi di Indonesia, sehingga kita harus impor ke India".

Souvenir by : Rumah Karung Goni
Souvenir by : Rumah Karung Goni
Souvenir by : Rumah Karung Goni






Kembali ke souvenir berbahan dasar karung goni, silahkan lihat gambar yang ada. Kalau berminat, sudah tahu kan harus Hubungi kemana ? Hehe...


Terima Kasih :)


Instagram : Rumah Karung Goni

Karung Goni pun Bisa Berkelas

KREASI unik dengan menggunakan bahan-bahan sederhana sejatinya telah banyak dikembangkan oleh perajin lokal. Bahkan, hal ini bisa disebut sebagai "senjata" ampuh menaikkan pamor bahan-bahan yang semula hanya dianggap sebelah mata. Apalagi saat ini kerajinan tangan menjadi suatu pilihan yang digeluti sebagian orang karena prospek bisnis yang menjanjikan.
 
Salah satu contoh adalah penggunaan karung goni sebagai media berkreasi. Karung goni memang biasa dijumpai untuk menyimpan bahan-bahan pangan seperti ketela, kentang, maupun kopi.

Karena ukurannya yang besar, bahkan tiap lomba 17 Agustus seringkali karung goni digunakan sebagai sarana untuk lomba balap. Di tangan perajin satu ini, karung goni justru disulap menjadi sesuatu yang istimewa. Ia menjadi produk baru yang memiliki nilai jual tinggi.

Penggagas kreasi berbahan karung goni, salah satunya, bisa ditemui di akun Instagram @rumahkarunggoni. Bermarkas di Bandung, ada tiga pemuda yaitu Ruby Perkasa, Ahmad Fajri, dan Muhammad Fariz yang memiliki inisiatif untuk mengembangkan usaha yang kini dinamai Rumah Karung Goni. Dengan sejumlah ide kreatifnya, mereka mengubah karung goni menjadi berbagai kreasi unik layak pakai.

Usaha kerajinan dari karung goni itu bermula karena keisengan saja. Awalnya mereka hanya berbisnis karung goni. Namun, Fariz dkk kemudian tebersit untuk membuat pesanan produk yang dibuat dari karung goni. Ternyata, peminatnya banyak dan akhirnya usaha kreasi karung goni pun berjalan hingga kini.

"Sebenarnya mulai berjualan bahan (karung goni) cukup lama sejak kami kuliah, hanya baru buka toko dan produk dari karung goni sejak setahun belakangan," ujar Fariz kepada HARIAN NASIONAL, Jumat (30/12/2016).
2. Bahan Baku

Mengenai bahan baku, mereka tidak memakai karung goni bekas, tapi membeli karung goni baru yang diimpor dari India. Menurut Fariz, ketahanan material karung goni India bisa tahan satu hingga dua tahun, sesuai dengan uji material yang telah dilakukan sebelumnya.

Perjalanan mengembangkan usaha kreasi karung goni walau masih seumur jagung, diakui Fariz, tetap ada beberapa kesulitan yang dihadapi. Misalnya menemukan penjahit maupun supplier karung goni yang bisa cocok dengan usaha Rumah Karung Goni.

Memang, untuk menghasilkan tas, sepatu, atau benda kreasi lain mereka masih dibantu tenaga tambahan (penjahit). Sementara, untuk desain dan tahap akhir baru dikerjakan oleh Fariz dkk.

"Kami hanya melakukan proses finishing dan pemotongan. Untuk menjahit, kami mengandalkan orang lain," kata Fariz.
Terhitung masih baru mengeksplorasi kreasi karung goni, Fariz mengatakan, masih mempelajari sifat-sifat dari tekstur permukaan karung goni yang relatif berbeda dengan kain-kain umumnya.

"Kain goni ‘kan ada serat-serat di permukaannya. Itu dulu sempat menjadi kesulitan yang kami hadapi karena kalau serat-seratnya kelihatan, kreasinya jadi terlihat tidak rapi. Tapi, akhirnya sekarang kami sudah menemukan solusinya. Jadi, di tahap finishing nanti setiap kreasi karung goni dipanaskan dengan cairan kimia khusus supaya serat-seratnya tidak mencuat," jelas Fariz.

Memulai usaha dengan karung goni tak membutuhkan modal besar. Dengan bekal ilmu kewirausahaan di bangku kuliah, membawa Fariz dkk Fajri lebih percaya diri untuk bersaing dengan pasar usaha kecil menengah lokal baik di online maupun dalam sentra pameran.

Menurut Fariz, fokus usaha kerajinan karung goni sejatinya merupakan pekerjaan kedua mereka selain bisnis travelling. Mereka pun akhirnya berbagi waktu agar bisnis tidak terbengkalai. Ada waktu tersendiri yang disediakan untuk mengurusi bisnis karung goni, sementara di akhir pekan ketiganya biasanya disibukkan dengan jadwal trip ke berbagai wilayah di Indonesia.

"Di tahun 2017, rencana yang sedang kami pikirkan yaitu seputar brand. Karena untuk kreasinya sekarang ini memang belum ada brand. Rumah Karung Goni itu bukan brand karena itu nama usaha kami dari awal yang menjual berbagai karung goni," kata Fariz.

Selain itu, mereka juga tengah memikirkan untuk lebih menyiapkan kreasi yang ready stock karena sejauh ini permintaan memang berdasarkan custom order atau sesuai permintaan pembeli.

Mengenai harga, Rumah Karung Goni tak membanderol satu harga, tapi variatif tergantung tingkat kesulitan, jenis, dan ukuran yang dibuatnya. Misal, untuk tas ransel seharga Rp 255 ribu hingga Rp 300 ribu.

Sumber : --> sumber
More product : Instagram

Sunday, August 6, 2017

JUAL KARUNG GONI


Tahukah anda jika ternyata potensi penjualan karung goni, sangatlah baik? Hal ini tentunya tidak terlepas dari banyaknya permintaan akan karung yang satu ini. Banyaknya kebutuhan akan karung goni ini nyatanya cukup tinggi namun penyedia karung terkait masih jarang ditemukan jika tidak dicari pada tempat- tempat tertentu. Bagi anda yang tengah mencari jenis usaha yang tepat bagi anda, potensi menjadi penyedia karung goni bisa anda pikirkan secara matang karena siapa tahu jika karung goni yang akan mengantarkan anda pada gerbang kesuksesan. Terutama di kota-kota besar, tidak banyak toko yang menyediakan jenis karung satu ini. Penjual karung goni terbilang langka namun bukan berarti tidak ada karena ada beberapa juga yang menjual namun kebanyakan tidak dalam kondisi baru alias bekas. Entah bekas dipakai sebagai tempat beras atau bahan pokok lainnya, maka mereka menjualnya setelah barang di dalam karung sudah digunakan atau terjual. Terkait dengan perkembangan industri kreatif seperti kerajinan tangan yang semakin maju di Indonesia, kini karung goni banyak dicari untuk kemudian dimanfaatkan untuk berkreasi. Selain itu karung goni juga banyak dipilih, karena bahannya yang cukup ramah lingkungan.
Ada beberapa kota yang banyak terdapat toko jual karung goni yang bisa anda temukan yaitu di daerah Surabaya, Jakarta dan juga Bandung. Kebanyakan penjual dari kota- kota besar ini, menjual karung goni dengan kondisi yang masih bagus atau bahkan masih baru. Jadi bagi anda yang tengah menjalankan usaha-usaha yang membutuhkan karung goni, maka anda bisa memesannya di kota-kota tersebut. Bagi anda yang cukup kreatif, maka anda bisa mengubah karung goni bekas sekalipun menjadi kerajinan kreatif yang cukup menjanjikan. Tidak hanya digunakan untuk diri sendiri, namun kreasi karung goni bisa menjadi sebuah bisnis yang menjanjikan bagi anda.

Tidak hanya membeli karung goni untuk kemudian digunakan sebagai bahan kerajinan tangan, namun anda juga bisa mendirikan toko untuk jual karung goni milik sendiri. Kesempatan berbisnis karung goni cukup luas, apalagi jika dikaitkan dengan produk-produk pertanian yang hasil panennya diekspor, biasanya wajib menggunakan karung goni natural. Tapi sayangnya di negeri kita pabrik karung goni sudah tidak ada dan yang dipasarkan di dalam negeri adalah produk impor dari India, Pakistan, China, Vietnam. Apa daya, kita memang tertinggal dalam industri produk yang satu ini namun kesempatan masih luas terbuka.